Secara default, Orbit Star 2 TIDAK menyediakan fitur lock PCI langsung di menu user.
Tapi… ada beberapa workaround teknis yang bisa kamu pakai. Ini menarik 👇
1. Lock Band (WAJIB dicoba dulu)
6
Kalau PCI gak bisa dikunci, band bisa jadi alternatif paling efektif.
Kenapa?
- PCI = turunan dari cell di band tertentu
- Kalau band dikunci → peluang PCI pindah jauh lebih kecil
Cara umum:
- Masuk ke web UI Orbit
- Cari menu: Network / Band Selection
- Pilih manual (misal: B3 saja, atau B1+B3)
💡 Tips teknis:
- Tes pakai aplikasi seperti Network Cell Info Lite
- Cari band paling stabil (RSRP bagus, SINR tinggi)
- Lock hanya 1–2 band terbaik
🔧 2. Lock EARFCN / Cell (Advanced – kalau support)
7
Beberapa device LTE sebenarnya bisa:
- Lock EARFCN (frekuensi spesifik)
- Bahkan lock ke Cell ID / PCI tertentu
Tapi:
❗ Di Orbit Star 2 biasanya:
- Hidden (tidak ada di UI)
- Butuh AT Command / engineering mode
Kalau firmware support:
- Bisa pakai tools seperti:
- Huawei Manager (kalau chipset mirip Huawei)
- Kirim command:
AT+QNWLOCK(Quectel)AT^CELLLOCK(Huawei)
⚠️ Risiko:
- Salah setting → modem tidak connect sama sekali
🔧 3. Pakai Router Tambahan + Bridge (Best Practice)
Kalau kamu pakai kombinasi:
- Orbit Star 2 + router lain (misal Ruijie)
Strateginya:
- Orbit → fokus ambil sinyal
- Router kedua → stabilisasi jaringan
Tambahan:
- Aktifkan:
- Load balancing OFF
- Fix route
- Gunakan QoS supaya tidak terasa drop saat PCI pindah
📡 4. Optimasi Antena (Ini sering jadi akar masalah)
7
Kalau PCI sering lompat = sinyal ambigu (ditangkap banyak tower)
Solusi serius:
- Gunakan antena directional (Yagi / panel)
- Arahkan ke 1 BTS saja
- Hindari antena omni
💡 Parameter target:
- RSRP: -70 s/d -90 dBm (ideal)
- SINR: >10 (semakin tinggi semakin stabil)
- PCI akan otomatis “terkunci alami”